Minggu, 13 Desember 2009

Tangannya Menjadi Lumpuh


IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Tangannya Menjadi Lumpuh
Menyelami Kisah-kisah Tragis Akibat Durhaka Kepada Orang Tua
Pengarang : Fathurrohman Muhammad Jamil
Penerbit : Mumtaza
Cetakan I : April 2007

SINOPSIS
“Wahai anakku, telah berlalu tahun demi tahun dari usiamu, dari dirimu selalu kubawa dalam hatiku. Aku memandikanmu dengan kedua tanganku, kujadikan pangkuanku sebagai bantalmu, dan dadaku sebagai makananmu. Aku berjaga semalaman agar engkau bisa tidur. Aku susuri siang hariku dengan keletihan demi kebahagiaanmu. Dambaanku setiap hari adalah melihatmu tersenyum, dan idamanku setiap saat adalah engkau memintaku sesuatu yang aku dapat melakukannya untukmu. Itulah puncak kebahagiaanku….”
Sepotong kisah dari buku di atas, kiranya sudah dapat mengambarkan garis besar isi buku kecil ini. Ukuran kecil, bukan berarti membahas hal-hal kecil atau sepele. Pembaca akan mengkonsumsi berbagai macam kejadian-kejadian yang berhubungan dengan berbakti kepada kedua orang tua. Bukan berarti untuk menakut-nakuti pembaca, namun pengarang lebih bertujuan agar masalah berbakti kepada orang tua menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Tidak jarang dalam kehidupan sehari-hari, secara sadar atau tidak, kita telah menyakiti mereka.
Sesungguhnya berbakti kepada orang tua adalah sebuah nilai luhur yang telah Allah sejajarkan denganlangsung ketaatan dan peribadahan kepada-Nya. Allah meninggikan nilai luhur ini hingga mencapai derajat penghormatan dan keikhlasan yang mutlak. Allah telah berfirman,”… dan kepada kedua orang tua, hendaklah berbuat baiklah…”( Q.S Al Isra’:23)
Ihsan (berbuat baik kepada orang tua) bisa diartikan dengan beragam kesantunan yang sifatnya menyeluruh, ketaatan tanpa pamrih, tunduk, benar-benar merendah, penuh kasih sayang dan bersikap perhatian kepadanya. Diantara salah satu bentuknya adalah mencurahkan segenap tenaga guna mendapatkan keridhoan kedua orang tua, serta mencintai mereka, meskipun mereka adalah orang kafir dan telah mengabaikan kewajiban mendidik dan melindungi anaknya.
Sungguh, berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua merupakan nilai keislaman yang paling agung, yang telah diperintahkan oleh Allah kepada kita. Oleh karena itu, Fathurrohman Muhammad Jamil, pengarang menyuguhkan berbagai macam kisah, baik kisah berbakti kepada orang tua ataupun kisah kedurhakaan terhadap keduanya.
Secara umum, buku ini mempunyai bahasan yang mudah dipahami. Lebih banyak menjelaskan lewat kisah-kisah, menjadikan bahan bacaan ini lebih menarik dan tidak membosankan. Akan menjadi bahan renungan, bagi kita yang masih sering menyakiti orang tua. Akan memberi pencerahan dan menyadarkan segala tingkah laku kita. Semoga dengan hadirnya buku ini, menjadikan kita semakin bijak dalam memperlakukan orang tua. Karena bagaimana pun, suatu saat nanti kita akan menjadi orang tua. Kalau takut disakiti oleh anak-anak kita kelak, maka jangan sekali-kali menyakiti hati orang tua kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar